Categori
D3 Farmasi UNS
June 2012
M T W T F S S
« May   Aug »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  
Visitor
Online
Hymne IAI

[soundcloud url="https://api.soundcloud.com/tracks/61330632" params="color=07ff00&auto_play=true&show_artwork=true" width="100%" height="166" iframe="true" /]

PostHeaderIcon Economic Order Quantity (EOQ)

                  Economic Order Quantity
                 Makin besar persediaan berarti resiko penyimpanan serta besarnya fasilitas yang harus dibangun, sehingga membutuhkan biaya pemeliharaan yang lebih besar, namun dilain  pihak biaya pemesanan dan biaya distribusi menjadi lebih kecil. Ini berarti perlu adanya optimalisasi agar tercapai kesetimbangan antara membangun persediaan serta biaya distribusi dan pemesanan.
Teknik pengendalian persediaan tertua dan paling terkenal, mudah digunakan
Ada beberapa asumsi:

1. Tingkat permintaan diketahui & bersifat konstan

2. Lead time, waktu antara pemesanan &  penerimaan pesanan, diketahui dan bersifat konstan

3. Persediaan diterima dengan segera à persediaan yg dipesan tiba dalam bentuk kumpulan produk, pada satu waktu

4. Tidak mungkin diberikan diskon

5. Biaya variabel yg muncul hanya biaya pemesanan dan biaya penyimpanan persediaan sepanjang waktu

6. Keadaan kehabisan stok dapat dihindari sama sekali bila pemesanan dilakukan pada waktu yg tepat.

Secara matematis perhitungan  tersebut dirumuskan dalam rumus  Jumlah pesanan yang ekonomis
EOQ    : Economic Order Quantity
EOI     : Economic Order Interval
ROP    : Re Order Point / Saat dilakukan pemesanan kembali
      ROP = d . L
           d  = D / Jumlah hari kerja per tahun
dimana :

d  : Kebutuhan per hari,    L  : Waktu tunggu (Lead time),      D  : Kebutuhan tahunan

Dimana      Co  :   Cost per Order (sekali Pesan)
                    Cm  :   Cost of maintenance dari persediaan dalam setahun
                       S   :   Jumlah permintaan setahun
                      U   :   Cost per unit
COntoh Soal :
 Instalasi farmasi rumah sakit ABC menggunakan Halothane 250 cc sejumlah 1200 botol per tahun. Harga perbotolnya RP. 900.000,-  Rumah sakit memperkirakan Carryng Cost Interest Rate = 20% dan biaya pemesanan =  Rp.50.000,-/order. Kepala instalasi Farmasi ingin mengetahui berapa banyak Halothane yang harus dipesan setiap kali pemesanan. Buat Fixed period system jika diketahui lead time nya 2 hari.
Jawab :
Dimana EOI :
dan ROP :

5,199 Responses to “Economic Order Quantity (EOQ)”

Leave a Reply